Selasa, 04 November 2014

STRUKTUR ORANISASI TUGAS BAB 4

0 komentar

Contoh Struktur Organisasi








PT. Langgeng Pranamas Sentosa




1. Direktur Utama
Direktur Utama merupakan kedudukan yang paling penting di perusahaan ini, yang membawahi seluruh kedudukan. Adapun tugas dan tanggung jawabnya adalah sebagai berikut:
a. Menetapkan garis-garis kebijakan perusahaan, menetapkan tujuan perusahaan.
Menetapkan target dari penjualan per tahun.
b. Memiliki wewenang dalam menangani masalah keuangan, mencari dan mengatur penggunaan dana perusahaan untuk kelancaran operasi perusahaan.
c. Memimpin rapat evaluasi bulanan dan mengawasi usaha operasi perusahaan.
d. Berhak meminta penjelasan atas apa yang dilakukan diluar kebijakan yang telah ditetapkan dari setiap bagian yang ada dibawahnya.
Wewenang:
- Mengawasi serta mengurus kekayaan perusahaan
- Menunjuk,mengangkat dan memberhentikan direktur
- Menandatangani permintaan pengeluaran kas yang jumlahnya besar dan sifatnya penting
- Menetapkan pencapaian tujuan untuk jangka panjang
- Mengambil keputusan dan strategi bagi perusahaan


2. Accounting pajak
Suatu proses mencatat, mengklarifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakan dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya


3. Personalia
Bertanggung jawab kepada : direktur utama
Tugas :
a. Melaksanakan pengelolaan administrasi pegawaian
b. Penyusunan program dan petunjuk pembinaan dan pengembangan kepegawaian.
c. Melaksanakan mutasi pegawai dan tatausaha kepegawaian.
d. Mengawasi pegawai apakah telah melakukan pekerjaanya sesuai dengan tugasnya.
e. Member petunjuk kepada pegawai untuk dapat mengkontribusikan kemampuan yang ada pada perusahaan
Wewenang:
- Menilai dan mengukur kinerja pegawai
- Memberikan sanksi kepada pegawai yang melanggar aturan perusahaan
- Memberikan saran-saran dan pertimbangan kepada direktur


4. keuangan
Bertanggung jawab kepada Direktur administrasi dan keuangan
Membawahi:
· Bagian kasir
· Bagian kredit
Tugas:
· Mengkoordinir, Menganalisa, Mengelola data-data,sehingga tersusun suatu laporan keuangan perusahaan
· Ikut serta dalam mengamankan asset perusahaan
· Bertanggung jawab atas kegiatan keuangan
· Mengatur masalah yang berhubungan dengan penyediaan dan enggunaan dana.
· Menyediakan laporan keuangan untuk internal maupun eksternal perusahaan
Wewenang:
· Mengatur kebijaksanaan dan engendalian keuangan untuk penghematan biaya pengeluaran perusahaan


5. administrasi
Tugasnya adalah Melaksanakan pencatatan/pembukaan secara lengkap atas segala transaksi yang mempengaruhi harta dan kewajibanperusahaan secara sistematis dan sesuai dengan manual akuntansi yang telah ditetapkan, dan Memeriksa kelengkapan dansahnya pembuatan bukti penerimaan dan pengeluaran kas berikut lampiranya.
Read more ►

Langkah - Langkah Analisis System

0 komentar
 Langkah - Langkah Analisis System
a. identify : Mengindentifikasikan penyebab masalah Seringkali organisasi menyadari masalah yang tejadi setelah sesuatu berjalan dengan tidak benar. Permasalahan tidak akan muncul dengan sendirinya dan mestinya ada sesuatu penyebab yang menimbulkannya
b. Understand :Yaitu memahami kerja dari sistem yang ada Langkah ini dapat dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi.
c. Analyze : Menganalisis kelemahan Sistem, sehingga memperkecil resiko sistem melakukan kesalahan
d. Report : Membuat laporan bahwa analisis telah selesai dilakukan dan meluruskan kesalah-pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analis sistem.
Read more ►

Senin, 03 November 2014

jawaban UTS Analisa dan Perancangan Sisfo

0 komentar
Soal UTS


1. Jelaskan masing - masing karakteristik sistem yang saudara ketahui.
2. Sebutkan dan jelaskan klasifikasi sistem yang saudara ketahui.
3. Jelaskan apa yang saudara ketahui tentang :
A. Data
B. Informasi
C. Sistem
4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan :
A. Identify, mengidentifikasi masalah ?
B. Understand, memahami kerja sistem yang ada ?
C. Analyze, menganalisis sistem ?
D. Report, membuat laporan hasil analisis ?


Jawab :


1.) a. Komponen
Elemen-elemen yang lebih kecil yang disebut sub sistem, misalkan sistem komputer terdiri dari sub sistem perangkat keras, perangkat lunak dan manusia.


Elemen-elemen yang lebih besar yang disebut supra sistem. Misalkan bila perangkat keras adalah sistem yang memiliki sub sistem CPU, perangkat I/O dan memori, maka supra sistem perangkat keras adalah sistem komputer.


b. Boundary (Batasan Sistem)


Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup dari sistem tersebut.


c. Environment (lingkungan Luar Sistem)


Lingkungan dari sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. lingkungan luar yang mengutungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.


d. Interface (Penghubung Sistem)


Penghubung merupakan media perantara antar sub sistem. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Output dari satu sub sistem akan menjadi input untuk subsistem yang lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berinteraksi dengan sub sistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.


e. Input (Masukan)


Masukan adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa maintenance input dan sinyal input. Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Sinyal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.


f. Output (Keluaran)


Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.


g. Proses (Pengolahan Sistem)


Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah atau sistem itu sendiri sebagai pengolahnya. Pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.


h. Objective and Goal (Sasaran dan Tujuan Sistem)


Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.


2.) a. Sistem abstrak ( abstract system )
Sistem yang terdiri dari pemikiran atau ide-ide yang tidak
tampak secara fisik.


b.Sistem fisik ( physical system).
Merupakan sistem yang berwujud dan tampak secara fisik.


c.Sistem alamiah ( natural system )
Sistem yang terjadi melalui proses alam dan tidak dibuat
oleh manusia.


d.Sistem buatan manusia (humanmade system).
Sistem yang dibuat oleh manusia baik menggunakan alat bantu berupa mesin atau tanpa alat bantuan mesin


e. Sistem tertentu ( determination system )
Sistem yang beroperasi dengan karakteristik yang sudah dapat diprediksi hasilnya, input, proses dan output sudah dapat diprediksi.


3.) -Data : sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan


-Informasi : adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang mempunyai arti dan bermanfaat bagi manusia.


-Sistem : adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan dan bertanggung jawab memproses masukan (input) sehingga menghasilkan keluaran (ouput)


- Sub sistem : adalah bagian dari suatu sistem, bisa bagian terkecil dari sistem dan bagian terbesar dari sistem


4.) identify : Mengindentifikasikan penyebab masalah Seringkali organisasi menyadari masalah yang tejadi setelah sesuatu berjalan dengan tidak benar. Permasalahan tidak akan muncul dengan sendirinya dan mestinya ada sesuatu penyebab yang menimbulkannya


Understand :Yaitu memahami kerja dari sistem yang ada Langkah ini dapat dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi.


Analyze : Menganalisis kelemahan Sistem, sehingga memperkecil resiko sistem melakukan kesalahan






Report : Membuat laporan bahwa analisis telah selesai dilakukan dan meluruskan kesalah-pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analis sistem.
Read more ►

Pengembangan Karakter

0 komentar
Pengembangan Karakter

1. Temukan makna yang sangat berarti sebagai motivasi
a. Carilah dan tuliskan 5 makna (arti penting) mengikuti program D1 ITB.
b. Buatlah penilaian 5 makna tersebut dari yang paling bermakna sampai yang paling kecil maknanya.

JAWAB :
a. ASA,MANDIRI,DISIPLIN,TANGGAP, USAHA
b. ASA            : Kemampuan yang telah kita miliki khusunya di bidang Teknik Komputer Jaringan akan kembali kita asa supaya kemampuan kita dapat bertambah dan semakin tajam untuk mengerti.
    DISIPLIN    : Karena program ini dilaksanakan jarak jauh maka kami lebih dituntut untuk lebih disiplin dalam mengatur waktu belajar dan bermain, untuk kita agar dapat lulus dengan hasil yang baik.
    TANGGAP  : Kami dituntut untuk tanggap dalam menjalankan perkuliahan ini, antara lain tanggap bila ada tugas maka harus segera dikerjakan jangan ditunda. dll
    MANDIRI    : Disini kami juga dituntut untuk menjadi mandiri dalam perkuliahan ini, apabila kita tidak mengetahui materi maka kami harus bisa mencari materi yang tidak kita ketahui entah melalu internet atau teman.
    USAHA        : Dalam perkuliahan ini kami dituntut dengan usaha yang keras, karena kami sadar kami kuliah di institut yang ternama maka kami harus dapat menanggung beban dan tanggung jawab kami.
2. Kegiatan generik harian saat ini
Sebelum mengikuti program D1 ITB setiap peserta pasti memiliki kegiatan harian. Sekarang, tulis kegiatan harian tersebut, sesuai yang dilakukan sehari-hari. Tidak perlu sama untuk setiap peserta. Tidak perlu merasa salah kalau berbeda dengan rekan lain.

JAWAB :
 Kegiatan Senin-Jumat     : Olahraga dan Magang Kerja ,
                Sabtu-Minggu : Olahraga, Refresing , dan Merencanakan untuk tugas Minggu depan

3. Merancang kegiatan generik harian IDEAL
Dari kegiatan generik harian yang ideal, buatlah rencana kegiatan generik harian IDEAl yang sesuai dengan peserta. Tidak perlu sama untuk setiap peserta. Tidak perlu merasa salah kalau berbeda dengan rekan lain. Yang terpenting, dapat mengalokasikan waktu yang cukup untuk belajar dan mampu dilakukan peserta secara konsisten setiap hari.

JAWAB :

22.00 – 04.00 Tidur malam dan bangun tidur.
04.00 – 04.45 Mandi pagi, dan Meditasi (merefresh otak)
04.45 – 06.00 Menonton televisi / browsing internet.
06.00 – 07.30 Olah raga.
07.30 – 08.30 Persiapan kuliah.
08.30 – 12.00 Magang Kerja dan Belajar.
12.00 – 13.00 Istirahat,Makan siang
13.00 – 17.00 Magang Kerja dan Belajar.
17.00 – 18.15 Mandi sore, Istirahat
18.15 – 19.00 Belajar.
19.00 – 22.00 Nonton tv dan tidur malam.
4. Merancang cara belajar mandiri
a. Tuliskan tahapan/ cara belajar yang selama ini dilakukan.
b. Buatlah Cara Belajar Mandiri berdasarkan contoh Tahapan Belajar yang generik (lakukan tiap tahap secara disiplin).

JAWAB :
4 (a). Tahapan cara belajar:
Memahami mata pelajaran yang akan dihadapi.
Mencoba mata pelajaran yang akan di hadapi.
Menganalisa mata pelajaran mana yang sulit.
Mencoba mata pelajaran yang sulit sampai menguasai 

4 (b). Cara Belajar Mandiri
Pelajari pelajaran yang disukai maupun yang tidak disukai.
Berusaha memahami pelajaran yang sulit dipahami.
Belajar sambil mendengarkan musik.
Sebelum belajar bernain game sebentar untuk menghilangkan kejenuhan.
Sesekali belajar dialam terbuka supaya lebih rilex dan bisa menyerap ilmu lebih baik
Mudah memahami belajar dengan cara praktikum
Read more ►

Minggu, 02 November 2014

Tugas_1a_erd_AWM

0 komentar
Mahasiswa yang memiliki NIM, Nama, Tgl_Lahir, Alamat, Kota dan Telp berkewajibanmengambil mata kuliah yang memiliki Kd_Mtk, Nama_Mtk,SKS.

Setiap Mahasiswa dapat mengambil beberapa matakuliah, Tetapi Setiap satu Mata Kuliahhanya dapat diambil oleh beberapa mahasiswa.

Setiap mata kuliah biasanya diasuh oleh Dosen yang terdiri dari Kd_Dosen, Nm_Dosen danalamat

Seorang dosen dapat saja mengasuh beberapa mata kuliah tetapi setiap mata kuliah hanyadapat diasuh oleh beberapa dosen.
ERD Model

LRS



Tabel


Read more ►

MODEL DATA

0 komentar

MODEL DATA


Model Data
Model data dapat dikelompokkan berdasarkan konsep pembuatan deskripsi struktur basis data, yaitu :

a.      Model data konseptual (high level) menyajikan konsep tentang bagaiman user memandang atau memperlakukan data. Tiga konsep penyajian data yaitu:
Ø  Entity (entitas) merupakan penyajian obyek, kejadian atau konsep dunia  nyata yang keberadaannya secara eksplisit didefinisikan dan disimpan dalam basis data, contohnya Mahasiswa, Matakuliah, Dosen, Nilai dan lain sebagainya.
Ø  Atribute (atribut) adalah keterangan-keterangan yang menjelaskan karakteristik dari suatu entitas seperti NIM, Nama, Fakultas, Jurusan untuk entitas Mahasiswa.
Ø  Relationship (hubungan) merupakan hubungan atau interaksi antara satu entitas dengan yang lainnya, misalnya entitas pelanggan berhubungan dengan entitas barang yang dibelinya.

b.      Model data fiskal (low level) merupakan konsep bagaimana deskripsi detail data disimpan ke dalam komputer dengan menyajikan informasi tentang format rekaman, urutan rekaman, dan jalur pengaksesan data yang dapat membuat pemcarian rekaman data lebih efisien.

c.       Model data implementasi (representational) merupakan konsep deskripsi data disimpan dalam komputer dengan menyembunyikan sebagian detail deskripsi data sehingga para user mendapat gambaran global bagaimana data disimpan dalam komputer. Model ini merupakan konsep model data yang digunakan oleh model hirarki, jaringan dan relasional.


JENIS-JENIS MODEL DATA
1)      Object Based Data Model
2)      Record Based Data Model
3)      Physical Based Data Model
4)      Conceptual Based Data Model

1)      OBJECT BASED DATA MODEL
Model data berbasis objek menggunakan konsep entitas, atribut dan hubungan antar entitas.
            Terdiri dari  :
o   Entity Relationship model
o   Binary model
o   Semantik data model
ð  Entity Relationship model      
Dalam pemodelan ini dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
a.      Memilih entitas-entitas yang akan disusun dalam basis data dan menentukan hubungan antar entitas yang telah dipilih.
b.      Melengkapi atribut-atribut yang sesuai pada entitas dan hubungan sehingga diperoleh bentuk tabel normal penuh (ternormalisasi).
Elemen-elemen dalam model ER dapat digambarkan pada gambar diagram di bawah ini :

 

Entitas merupakan sesuatu yang dapat diidentifikasikan dalam lingkungan kerja pengguna. Entitas yang diberikan tipe dikelompokkan ke kelas entitas. Perbedaan antara kelas entitas dan instansi entitas adalah sebagai berikut:
*      Kelas entitas adalah kumpulan entitas dan dijelaskan oleh struktur atau format entitas di dalam kelas.
*      Instansi kelas merupakan bentuk penyajian dari fakta entitas.
Suatu relasi dapat memiliki beberapa atribut. Jumlah kelas entitas dalam suatu relasi disebut derajat relasi.
            Gambar di bawah ini merupakan contoh dari relasi berderajat dua dan relasi berderajat tiga.
 


Contoh kasus ER-model






ð  Binary Model
Relasi memiliki tiga tipe biner yaitu:
a.      One-to-one (1:1). Hubungan terjadi bila setiap instansi entitas hanya memiliki satu hubungan dengan instansi entitas lain.

a.      One-to-many (1:M). Relasi ini terjadi bila setiap instansi dapat memiliki lebih dari satu hubungan terhadap instansi entitas lain tetapi tidak kebalikannya.

b.      Many-to-many (M:N). Hubungan saling memiliki lebih dari satu dari setiap instansi entitas terhadap instansi entitas lainnya.



Terdapat juga hubungan terhadap entitasnya sendiri yang disebut dengan recursive relationship (self relation). Hubungan ini dapat mempunyai tipe biner, seperti yang sudah dibahas sebelumnya.




ð  Semantic Model
            Hampir sama dengan Entity Relationship model dimana relasi antara objek dasar tidak dinyatakan dengan simbol tetapi menggunakan kata-kata (Semantic).
Tanda-tanda yang menggunakan dalam semantic model adalah sbb:








2). RECORD BASED DATA MODEL
Terdapat 3 data model pada record based data model :
a.      Klasifikasi berdasarkan model data. Klasifikasi ini terdiri dari model data hirarki, model data jaringan, model data relasional.
1.      Model data hirarki
Dalam model ini, data disusun menurut struktur pohon yang merupakan bentuk lain dari abstraksi data untuk basis data akademi. Pada puncak hirarki diesbut dengan akar (root). Kelemahan lain pada model data hirarki adalah tidak dapat melakukan pencarian data pada field.


Gambar 1.4 Organisasi rekaman data pada model hirarki [Waliyanto2000]

Dalam model ini lebih sedikit terdapat data rangkap, namun lebih banyak terdapat hubungan antar entitas, sehingga akan menambah informasi hubungan yang harus disimpan dalam database. hal ini akan menambah volume dan kerumitan dalam penyimpanan berkas data.
Keuntungan yang didapat dengan menggunakan model ini adalah sebagai berikut [Waliyanto2000]:
v  Model ini lebih luwes karena nilai data dalam tabel tidak ada pembatasan dalam berbagai proses pencarian data.
v  Model ini mempunyai latar belakang teori matematika.
v  Pengorganisasian model relasional sangat sederhana, sehingga mudah dipahami.
v  Basis data yang sama biasanya dapat disajikan dengan lebih sedikit terjadi data rangkap (redudancy data).

Sedangkan beberapa kelemahan model ini adalah [Waliyanto2000]:
v  Lebih sulit dalam implementasinya terutama untuk data dengan jumlah yang besar dan tingkat kompleksitasnya tinggi.
v  Proses pencarian informasi lebih lambat, karena beberapa tabel tidak dihubungkan secara fisik. Dalam manipulasi data yang menggunakan beberapa tabel akan memerlukan waktu yang lama, karena tabel-tabel harus dihubungkan terlebih dahulu.


3.) PHYSICAL BASED DATA MODEL
Digunakan untuk menguraikan data pada internal level
      Beberapa model yang umum digunakan :
        Unifying model
        Frame memory



Read more ►

Data Base Management System (DBMS)/Sistem Manajemen Basis Data (SMB)

0 komentar
Data Base Management System (DBMS)/Sistem Manajemen Basis Data (SMB)


DBMS dapat diartikan sebagai program komputer yang digunakan untuk memasukkan, mengubah, menghapus, memodifikasi dan memperoleh data/informasi dengan praktis dan efisien.

Kelebihan dari DBMS antara lain adalah:
*      Kepraktisan. DBMS menyediakan media penyimpan permanen yang berukuran kecil namun banyak menyimpan data jika dibandingkan dengan menggunakan kertas.
*      Kecepatan. Komputer dapat mencari dan menampilkan informasi yang dibutuhkan dengan cepat.
*      Mengurangi kejemuan. Pekerjaan yang berulang-ulang dapat menimbulkan kebosanan bagi manusia, sedangkan mesin tidak merasakannya.
*      Update to date. Informasi yang tersedia selalu berubah dan akurat setiap.

Keuntungan-keuntungan dalam penggunaan DBMS antara lain adalah:
a)      Pemusatan kontrol data. Dengan satu DBMS di bawah kontrol satu orang atau kelkompok dapat menjamin terpeliharanya standar kualitas data dan keamanan batas penggunaannya serta dapat menetralkan konflik yang terjadi dalam persyaratan data dan integritas data dapat terjaga.
b)     Pemakaian data bersama (Shared Data). Informasi yang ada dalam basis data dapat digunakan lebih efektif dengan pemakaian beberapa user dengan kontrol data yang terjaga.
c)      Data yang bebas (independent). Program aplikasi terpisah dengan data yang disimpan dalam komputer.
d)     Kemudahan dalam pembuatan program aplikasi baru.
e)      Pemakaian secara langsung. DBMS menyediakan interface yang memudahkan pengguna dalam mengolah data.
f)       Data yang berlebihan dapat dikontrol. Data yang dimasukkan dapat terjadi kerangkapan (redudant), untuk itu DBMS berfungsi untuk menurunkan tingkat redudancy dan pengelolaan proses pembaruan data.
g)     Pandangan user (user view). Ada kemungkinan basis data yang diakses adalah sama, maka  DBMS mampu mengatur interface yang berbeda dan disesuaikan dengan pemahaman tiap user terhadap basis data menurut kebutuhan.

Fungsi DBMS
1.    Data Definition, DBMS harus dapat mengolah pendefinisian data
2.    Data Manipulation, DBMS harus dapat menangani permintaan dari pemakai untuk mengakses data
3.    Data Security & Integrity, DBMS harus dapat memeriksa security dan integrity data yang didefinisikan oleh DBA
4.    Data Recovery & Concurency, DBMS harus dapat menangani kegagalan – kegagalan pengaksesan database yang dapat disebabkan oleh sesalahan sistem, kerusakan disk, dsb
5.    Data Dictionary, DBMS harus menyediakan data dictionary.
6.    Performance, DBMS harus menangani unjuk kerja dari semua fungsi seefisien mungkin
Komponen DBMS
1.    Query Prosesor, komponen yang mengubah bentuk query kedalam instruksi kedalam database manager
2.    Database Manager, menerima query & menguji eksternal & konceptual untuk menentukan apakah record – record tersebut dibutuhkan untuk memenuhi permintaan kemudian database manager memanggil file manager untuk menyelesaikan permintaan
3.    File manager, memanipulasi penyimpanan file dan mengatur alokasi ruang penyimpanan disk
4.    DML Prosessor, modul yang mengubah perintah DML yang ditempelkan kedalam program aplikasi dalam bentuk fungsi-fungsi
5.    DDL compiler, merubah statement DDL menjadi kumpulan table atau file yang berisi data dictionary / meta data
Dictionary manajer, mengatur akses dan memelihara data dictionary
Contoh bahasa menggunakan komponen-komponen tersebut adalah SQL (Structured Query Language).

Skema dan Instan Basis Data


Arsitektur DBMS



  
Perbedaan Traditional File Management (FMS) dengan Database Management System (DBMS)

TRADITIONAL FILE MANAGEMENT
  1. Bersifat program oriented
  2. Bersifat kaku
  3. Terjadi kerangkapan data dan tidak terjaminnya keselarasan data ( data inkonsistensi)

DATABASE FILE MANAGEMENT (DBMS)
  1. Bersifat data oriented
  2. Bersifat luwes/fleksible
  3. Kerangkapan data serta keselarasan data dapat terkontrol

ABSTRAKSI HUBUNGAN ANTARA USER PADA DBMS DENGAN PHYSICAL DATABASE,




Read more ►
 

Copyright © Hendri Pratama Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger