Selasa, 11 November 2014

Rencana Pembuatan Usaha Perdagangan

0 komentar
BAB I
PENDAHULUAN
1.1PENDAHULUAN
Di era modern ini kemajuan berbagai teknologi sangat pesat dan meminta perhatian publik yang cukup besar. Sebagai warga Negara kreatif kita tidak boleh putus asa ataupun pantang menyerah pada keadaan sekarang ini yang serba sulit,  kita harus berusaha, kreatif, inovatif dan berani mengambil suatu keputusan serta resiko untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri sehingga kita tidak harus bergantung pada orang lain.Untuk mendapatkan suatu pekerjaan kita harus berusaha semaksimal mungkin. Salah satu usaha yang dilakukan untuk mengurangi pengangguran yaitu dengan berwirausaha atau menciptakan suatu produk yang sesuai dengan kemajuan zaman. Dengan kita berwirausaha kita bisa belajar mandiri dan bisa memaknai arti penting kehidupan secara tidak langsung kita sudah membantu banyak orang.

1.2 LATAR BELAKANG
Usaha yang kami buat ini berdasarkan tugas sekolah (Praktik Kewirausahaan) di SMK Penerbangan AAG lanud Adistjipto yang mana praktik ini diadakan pada semester genap oleh seluruh siswa kelas XII tanpa terkecuali. Kegiatan Praktik Kewirausahaan ini diadakan untuk menunjang creative dan pemikiran siswa yang semakin hari semakin modern.
Semakin maju dan berkembangnya ilmu pengetahuan saat ini, maka lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri sehingga mampu mengurangi pengganguran saat ini.
1.3 TUJUAN 
Tujuan  dari pembuatan proposal ini antara lain adalah :
Ø  Untuk mengajukan dana guna pembelian komponen-komponen dalam pembuatan produk.
Ø  Sebagai barang bukti bahwa  adanya  pembuatan produk tersebut .
Ø  Sebagai  salah satu syarat untuk nilai praktek kewirausahaan.
BAB II
PERENCANAAN USAHA

2.1Aspek produksi
v  Komponen


Ø PCB
Ø Resistor
Ø Capasitor
Ø Diode
Ø Potensio
Ø SCR
Ø Box
Ø Fiting lampu



v Alat


Ø Penggaris 30 cm (sudah ada)
Ø Cutter (sudah ada)
Ø ferrychloride (sudah ada)
Ø Bor DC (pinjam)
Ø Spidol (sudah ada)



v Cara Membuat
Ø Merancang desain yang akan dibuat diaplikasi proteus.
Ø Cetak desain yang telah dibuat dengan cara mengeprint.
Ø Potong pcb sesuai dengan kebutuhan.
Ø Desain yang telah diprint dicetak dipcb dengan cara distrika.
Ø Kemudian larutkan dalam air hingga cetakan melepas.
Ø Lalu larutkan dalam larutan ferrycloride.
Ø Bersihkan pcb menggunakan bensin dengan cara dilap.
Ø Lubangi pcb yang sudah ada desain dengan bor.
Ø Pasang komponen sesuai desain yang telah digunakan.
Ø Setelah terpasang komponennya maka tes dengan cara sambungkan dengan lampu yang bersumber 220 vAC.
Ø Aturlah kecerahan lampu sesuai keinginan.
2.2 Aspek Pemasaran
            Rencananya produk ini akan kami pasarkan dengan cara sebagai berikut:
Ø Menawarkan produk dengan tetangga,teman,kerabat dll.
Ø Menawarkan disekitar dalam sekolah seperti guru dan adik kelas.
2.3 Strategi Bisnis
1.   Penetapan harga produk
 Rencana harga yang akan kami  tawarkan mengacu pada penghasilan rata rata masyarakat.tujuannya agar harga yang akan kami tawarkan tidak terlalu membebankan masyarakat untuk membeli produk dari usaha kami,oleh karena itu rencana harga yang kami  tawarkan yaitu Rp 40.000,00-/ produk.
2.   Strategi pemasaran
 Strategi pemasaran merupakan salah satu langkah yang dilakukan  memperlancar pemasaran dan memuaskan konsumen,strategi pemasaran ada 4 yaitu:
Ø  A. Strategi produk
       Dalam hal ini produk yang berkualitas tak kalah pentingnya  untuk memenuhi kepuasan konsumen adalah melihat mutu dan manfaat produk.
Ø  B . Harga
      Harga yang di tetapkan stabil,jika harga terlalu tinggi akan mengurungkan niat pembeli,sebaliknya harga yang terlalu rendah di khawatirkan tidak dapat memenuhi biaya produksi.maka harga yang kami tawarkan relative murah yaitu Rp 40.000,00-/1 produk.
Ø  C . Tempat
      Tidak kalah pentingnya dengan kualifikasi produk, harga,tempat dan pasar juga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pemasaran, penentuan pasar harus didasarkan dengan kemudahan produk oleh konsumen. kami akan memilih tempat budidaya di rumah sendiri karena untuk memudahkan dalam pengawasan,pembuatan ataupun dalam proses perawatannya.
Ø  D . Promosi
      Salah satu cara promosi yang paling banyak dilakukan adalah dengan memasang iklan,diantaranya dengan menawarkan secara langsung kepada konsumen (teman,kerabat,keluarga,dll).

BAB III
PERENCANAAN KEUANGAN
3.1   MODAL
þ   Pembelian komponen tiap produk :

Nama komponen
Harga satuan
PCB                         (1buah)
Rp  2.000,00
Resistor                   (2buah)
Rp  300,00
Capasitor                 (1buah)
Rp  300,00
Diode                       (4buah)
Rp .600,00
Potensio                   (1buah)
Rp  3.000,00
SCR                         (1buah)
Rp  3.000,00
Box                          (1buah)
Rp  2.000,00
Fiting lampu            (1buah)
Rp  1.500,00
Tenol
Rp   1.600,00
TOTAL
Rp  14.300,00

þ  Biaya Tenaga Kerja :
        Dikarenakan tenaga kerja yang kami gunakan adalah jasa kami sendiri yaitu 4 orang maka biaya yang dibutuhkan cukup sedikit,dengan rincian sebagai berikut:
-Upah tiap pekerja =  Rp 5.000,00 * 4 orang = Rp 20.000,00.Selama 3 jam.
- Total modal untuk pembuatan, pembelian komponen Rp 14.300,00 + biaya tenaga kerja Rp 20.000,00 = Rp 34.300,00-.
3.2 KEUNTUNGAN
        Untuk penjualan Rp 40.000,00/1 buah produk = Rp40.000,00 (laba kotor). Maka untung dari laba kotor Rp 40.000,00 – modal pembuatan  Rp 34.300,00 = Rp 5.700,00 (laba bersih).



Read more ►

Kandungan Syahadat

0 komentar
مَدْلُوْلُ الشَّهَادَةِ
Kandungan Syahadat

Arti Syahadah (“asyhadu”)
  1. Pernyataan  (اَلْإِعْلاَنُ)
  2. Sumpah (اَلْقَسَمُ)
  3. Janji (اَلْعَهْدُ)
Syahadah Artinya PERNYATAAN
      Bahasa Arabnya: اَلإِقْرَارُ atau اَلإِعْلاَنُ (dalam bahasa Indonesia: Iklan, yang seharusnya membacanya I’lan bukan iklan)
      “Asyhadu” berarti “aku menyatakan”
      Kalau dihubungkan dengan kalimat syahadat maka artinya “aku menyatakan bahwa tidak ada ilah kecuali Allah, dan aku menyatakan bahwa Muhammad adalah utusan Allah”
Syahadat Artinya SUMPAH
      Asyhadu” berarti “aku bersumpah”
      Dihubungkan dengan kalimat syahadat maka artinya “aku bersumpah bahwa tidak ada ilah kecuali Allah, dan aku bersumpah bahwa Muhammad adalah utusan Allah”
Sumpah: Bobot Kebenaran
      Sumpah memberikan bobot kebenaran terhadap apa yang dinyatakan (makanya saksi sebelum bersaksi harus disumpah)
      Bahwa yang dinyatakan itu tidak main-main, melainkan keluar dari hati yang paling dalam
      Contoh:
     Di sana ada tabrakan!
     Masak?
     Sumpah!
     (Yang mendengar jadi percaya)
Masjid Dhirar
      Setelah Perang Tabuk selesai, turun ayat yang membongkar hakikat masjid itu (9:107-108)
      Masjid (مَسْجِدًا) itu adalah
     Untuk menimbulkan kemudharatan (ضِرَارًا)
     untuk kekafiran  (كُفْرًا)
     untuk memecah belah antara orang-orang mukmin (تَفْرِيقًا)
     Untuk menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu (إِرْصَادًا)
      Maka perintahnya adalah Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya
            (لا تَقُمْ فِيهِ أَبَدًا) à HARUS DIBONGKAR
Iblis dan Abu Jahal
      Iblis jelas meyakini adanya Allah, bahkan berdialog dengan Allah, tapi ingkar
      Demikian pula Abu Jahal
      Dialog sebelum Perang Badar
     Saya ingin berbicara empat mata dengan Anda. Apakah Anda membenarkan apa yang dibawa Muhammad?
     Ya!
     Kenapa Anda selalu menentangnya bahkan memeranginya?
     Semua keutamaan Bani Hasyim bisa disamai oleh Kabilahku. Tapi ini masalah kenabian, tidak bisa kami mengaku Nabi. Kita tidak bisa menyamainya. Oleh karena itu kami membencinya dan memeranginya
Keberanian (َلشَّجَاعَةُ)
      Dikatakan kepada orang yang istiqomah أَلا تَخَافُوا  (janganlah kalian khawatir), maka dia tidak akan khawatir 46:13 (فَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ)
      Artinya dia selalu berani
      Contoh:
     Rib’i bin Amir ketika menghadap Rustum (panglima Persia)
     Abdullah bin Zubeir  tidak mau minggir ketika Umar lewat, padahal yang lainnya minggir (aku tidak bersalah; kenapa aku harus minggir sedangkan jalannya masih luas?)
      Ketakutan bersumber dari ketidak-istiqomahan
Bahagia Sejati (اَلسَّعَادَةُ)
      Jika seseorang hidupnya penuh keberanian, tenang dan optimis, maka berarti telah tercapai kebahagiaan hakiki
      Bagaimana bahagia kalau salah satunya hilang?
      Jadi syahadah menghantarkan kita kepada sa’adah (مِنَ الشّهَدَةِ إِلَى السّعَادَةِ)



Read more ►
 

Copyright © Hendri Pratama Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger